Bekasi, 18 Maret 2025 – Duka menyelimuti keluarga Rakha Aryasuta Atmoko (25), setelah ia menjadi korban kecelakaan yang terjadi di Jalan RA. Kartini, Bekasi Timur, Rabu, 5 Maret 2025 lalu. Bukan hanya luka-luka, Rakha harus rela tubuhnya terhimpit di kolong mobil Toyota Innova, mengalami cedera parah yang membuatnya hingga kini masih berjuang di ranjang rumah sakit. Kecelakaan ini kini menjadi sorotan publik, menimbulkan pertanyaan besar: apakah ini murni kecelakaan atau ada unsur kelalaian bahkan kesengajaan?
Suara sirine ambulans masih bergema di ingatan warga sekitar SDN Margahayu II, lokasi nahas tempat kejadian. Rakha, pengemudi Honda Scoopy B-4760-KKM, terlempar hingga masuk ke dalam kolong Innova B-1535-KRS. Tubuhnya terjepit, menjerit dalam kesakitan. Saksi mata menyebut suasana mencekam, dipenuhi teriakan panik dan keputusasaan.
Ironisnya, pengemudi Innova, yang disebut-sebut bernama Irwan, kabarnya meninggalkan lokasi kejadian setelah kecelakaan. Informasi ini menambah kegeraman publik, menganggap tindakan tersebut sebagai bentuk ketidakbertanggungjawaban yang tak termaafkan. Laporan Polisi Nomor: LP/B/555/III/2025/SPKT. SATLANTAS POLRES METRO BEKASI KOTA/POLDA METRO JAYA menjadi bukti resmi atas kejadian ini, namun misteri di balik kepergian Irwan masihmenjadi teka-teki yang harus diungkap.

Rakha, yang tengah dalam perjalanan dari Jaya Elektrindo menuju RS Bhakti Kartini, kini terbaring lemah di RS Primaya Barat setelah sempat dirawat di RS Bani Saleh. Luka-lukanya serius, membutuhkan perawatan intensif dan biaya yang tidak sedikit. Keluarganya berharap keadilan dan kompensasi yang layak atas penderitaan yang dialami.
Polisi tengah memburu Irwan dan menyelidiki kronologi kejadian secara menyeluruh. Apakah ada unsur kelalaian atau bahkan kesengajaan? Pertanyaan ini terus menghantui, mengingatkan kita akan pentingnya keselamatan di jalan raya, khususnya di area padat aktivitas seperti Jalan RA. Kartini. Kejadian ini menjadi tamparan keras bagi kita semua, mengingatkan betapa rapuhnya nyawa di tengah hiruk-pikuk lalu lintas. Semoga kasus ini segera terungkap dan keadilan segera ditegakkan.
(Djoko Suci)










