DPRD Ketapang Cek Langsung Stok Bulog, Pastikan Pasokan Pangan Terjaga

Ketapang, 4 Mei 2026 – Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Ketapang melakukan kunjungan kerja ke kantor dan gudang Bulog guna memastikan ketersediaan stok pangan serta kelancaran distribusinya di wilayah tersebut.

Kunjungan ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Ketapang H. Mathoji, SE, bersama anggota Fraksi Gerindra Akim dan Hasim, serta Ketua Komisi IV Riyan Heryanto. Rombongan disambut oleh Pimpinan Cabang Bulog Jarau Matu, didampingi jajaran manajemen.

Bacaan Lainnya

Dalam pemaparannya, pihak Bulog menyampaikan bahwa stok beras di Ketapang saat ini dalam kondisi aman. Persediaan di gudang mencapai sekitar 400 ton, dengan tambahan pasokan yang masih dalam perjalanan. Secara total, cadangan beras yang disiapkan mencapai kurang lebih 4.500 ton.

Meski demikian, keterbatasan kapasitas gudang yang hanya mampu menampung sekitar 2.000 ton menjadi tantangan, sehingga diperlukan alternatif seperti penyewaan gudang tambahan apabila pasokan meningkat.

Selain beras, Bulog juga memiliki stok minyak goreng sekitar 300 ton yang siap disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat.

Program bantuan pangan di Ketapang menargetkan 60.454 penerima, masing-masing mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng secara gratis. Program ini menjangkau 20 kecamatan, mencakup 203 desa dan 9 kelurahan. Namun, penyaluran masih dilakukan bertahap akibat kendala ketersediaan karung plastik.

Wakil Ketua DPRD H. Mathoji menekankan pentingnya validasi data penerima bantuan agar distribusi tepat sasaran. Ia juga mendorong penguatan koordinasi antara pemerintah desa, kecamatan, dan daerah.

Sementara itu, melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Bulog menjual beras dengan harga Rp11.300 per kilogram, dengan batas harga eceran tertinggi Rp13.100. Target distribusi bulanan sebesar 300–500 ton hingga kini berhasil tercapai.

Pengawasan harga dilakukan bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Satgas Pangan untuk menjaga stabilitas pasar.

Ketua Komisi IV DPRD Riyan Heryanto menyoroti penurunan penyerapan gabah petani yang dipengaruhi cuaca serta minimnya sarana pascapanen, terutama alat pengering gabah. Hal ini berdampak pada kualitas hasil panen dan penyerapan oleh Bulog.

“Ketersediaan fasilitas pendukung sangat penting untuk meningkatkan kualitas produksi petani,” ujarnya.

Dalam peninjauan gudang, rombongan DPRD memastikan kondisi penyimpanan beras dan minyak goreng telah sesuai standar. Bulog juga menjelaskan bahwa stok cadangan dikelola dengan sistem khusus agar tetap layak konsumsi.

DPRD turut menyoroti kendala distribusi di sejumlah wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses dan infrastruktur, sehingga memengaruhi kelancaran penyaluran serta biaya logistik.

Sebagai solusi, DPRD mendorong pemerintah daerah memanfaatkan program pembangunan gudang dari pemerintah pusat, meskipun saat ini masih terkendala ketersediaan lahan.

Melalui kunjungan ini, DPRD Ketapang menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan daerah melalui pengawasan distribusi, peningkatan koordinasi, serta dukungan terhadap petani lokal.

Sinergi antara DPRD, Bulog, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Ketapang.

(HM)

Pos terkait

banner 468x60