Bandung – Sebuah pernyataan yang cukup mencuat datang dari Kepala UPT TPU Cikutra, Supena, setelah munculnya serangkaian permasalahan terkait kondisi jembatan yang menghubungkan area TPU dengan lingkungan sekitar serta keluhan terkait pengelolaan TPU Cikutra itu sendiri, termasuk adanya referensi terkait TMC Nagrog. Dalam kesempatan temu media baru-baru ini, Supena dengan tegas menyampaikan sikapnya yang tidak terpengaruh oleh posisinya saat ini.
“Biarin saja, bahkan kalau mau dipermalukan atau dipindahkan juga tidak apa-apa. Karena saya Supena, tidak gila jabatan,” tegasnya dengan nada yang tegas dan tegas.
Pernyataan ini muncul setelah berbagai pihak mengangkat masalah nyata yang terjadi di TPU Cikutra. Beberapa warga melaporkan bahwa jembatan yang menjadi akses utama menuju beberapa area di dalam TPU memiliki kondisi yang kurang memadai, bahkan dinilai berpotensi membahayakan keselamatan bagi mereka yang melintas atau melakukan aktivitas di sekitar lokasi. Selain itu, juga ada beberapa keluhan terkait pengelolaan lahan TPU, yang menurut sebagian masyarakat belum optimal dilakukan.
Banyak pihak yang menilai bahwa sebagai seorang Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT), seharusnya Supena fokus untuk mencari solusi konkret terhadap permasalahan yang muncul, bukan menyampaikan pernyataan yang dinilai kurang menunjukkan komitmen dalam menjalankan tugas. Menurut prinsip tata kelola pemerintahan, pejabat yang menjabat di posisi manapun diharapkan mampu mengambil inisiatif dan bertanggung jawab untuk menyelesaikan masalah yang ada di wilayah atau unit yang dipimpinnya.
“Seharusnya kalau sebagai Kepala UPT harus mencari solusinya, bukan malah bilang tidak gila jabatan. Posisi tersebut diberikan bukan hanya untuk diemban sebagai gelar, tapi lebih kepada tanggung jawab untuk melayani masyarakat,” ujar salah satu tokoh masyarakat di wilayah Cikutra yang tidak ingin disebutkan namanya.
Kini, perhatian publik mulai tertuju pada tanggapan dari Wali Kota Bandung terkait pernyataan dan kondisi yang terjadi. Masyarakat berharap pihak pemerintah kota dapat mengambil langkah yang tepat, baik dalam menangani permasalahan fisik seperti jembatan dan pengelolaan TPU, maupun dalam mengevaluasi kinerja pejabat yang terkait dengan permasalahan tersebut.
Apakah Wali Kota akan mengeluarkan pernyataan resmi terkait hal ini? Atau akan ada langkah tindak lanjut berupa evaluasi dan penyusunan solusi untuk masalah yang terjadi di TPU Cikutra? Pihak Pancabuananews.com akan terus mengikuti perkembangan berita ini dan memberikan informasi terbaru kepada pembaca.
(Team/Red)










