Bandung, __ Kreatif! Warga Kelurahan Sukamaju Bandung Berhasil Ciptakan Alat Pengolah Sampah Dapur
Warga kelurahan Sukamaju kecamatan Cibeunying Kidul dukung pemerintah kota Bandung dalam pengolahan sampah skala rumahan dengan membuat produk pengolahan sampah dapur yang diberi nama Pelida kependekan dari Pengolah Limbah Dapur, Selasa (5/9/2023).
Produk Pelida tersebut menggunakan pipa 3 inchi yang dipotong seukuran 75 cm dan dikedua ujungnya diberikan tutup serta saringan seukuran 5 cm dan juga selang kecil untuk saluran air penyulingan.
Deni salah satu nara sumber yang turut memproduksi Pelida dalam paparannya menyampaikan, air yang keluar dari Pelida tersebut adalah ekoenzim (pupuk cair) yang bisa dipakai untuk menyuburkan tanaman sedangkan ampasnya bila dicampur dengan sekam bisa dijadikan pupuk jenis kompos.
“Proses pengolahannya sampah dapur dimasukkan kedalam pipa lalu disiram air gula merah agar terjadi proses pengolahan secara alami,” terang Deni.
Ketua Forum RW kelurahan Sukamaju yang juga sekaligus sebagai penggagas produk Pelida ini, Ace Setiadi yang akrab dipanggil Abah Ace dilokasi yang sama menyampaikan, pada awalnya para RW banyak menerima keluhan dari masyarakat terkait masalah sampah.
“Dari situlah kami mencoba mencari cara untuk menjawab keluhan tersebut, yang akhirnya kita memutuskan untuk membuat alat ini, dan alat ini kami buat dari anggaran swadaya murni,’ terangnya.
Produk Pelida ini, lanjut Abah Ace bisa digunakan dalam satu rumah dengan jumlah keluarga sekitar 5 orang dan akan menampung sampah dapur sampai sebulan lebih, sebelum menjadi pupuk.
“Kita sebagai Forum RW tidak bisa sendirian, kita tetap butuh dukungan dari pemerintah, kita harus bersatu untuk menghalau sampah dari wilayah kita,” tegasnya.
Sementara Camat Cibeunying Kidul, Aris Rusdianto dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasihnya pada warga kelurahan Sukamaju yang telah membantu pemerintah berusaha secara bersama-sama mengurangi sampah yang diproduksi oleh warga.
Menurut Aris Rusdianto, diwilayah kecamatan Cibeunying Kidul sudah ada 4 kelurahan yang telah menciptakan produk sejenis untuk pengolahan sampah, diantaranya kelurahan Cikutra, Sukamaju, Sukapada dan Cicadas, untuk dua kelurahan lainnya belum ada info.
“Hari ini kita melihat salah satu pemberdayaan masyarakat yang dijembatani oleh ketua Forum RW kelurahan Sukamaju ini, apapun namanya yang penting adalah fungsinya sama yaitu pengolahan sampah, yang minimal bisa mengurangi sampah,” pungkasnya.
Acara yang dimulai pada pukul 14.00 WIB dan berakhir pukul 16.00 WIB tersebut dihadiri oleh Camat Cibeunying Kidul, Perwakilan DLHK, perwakilan Diskominfo, Pegadaian, Lurah Sukamaju, staff kelurahan, ketua Forum RW kelurahan, semua Ketua RW se kelurahan Sukamaju dan Warga setempat.










