Bandung – Aliansi Masyarakat Pemerhati Hukum (AMPH) memberikan apresiasi tinggi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79. Koordinator AMPH, Akmal Fajriansyah, memuji kinerja Polri yang dinilai berhasil memperkuat peran sebagai penjaga supremasi hukum dan stabilitas nasional.
Tema HUT Bhayangkara tahun ini, “Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas,” dianggap mencerminkan adaptasi, akuntabilitas, dan responsivitas Polri terhadap kebutuhan zaman dan harapan masyarakat.
“Polri bukan hanya aparat penegak hukum, tetapi juga instrumen utama negara dalam menjamin kepastian hukum, keadilan, dan perlindungan HAM,” tegas Akmal. Ia menekankan bahwa transformasi kelembagaan Polri melalui pendekatan Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) merupakan wujud nyata komitmen reformasi sektor keamanan yang demokratis.
Akmal menambahkan bahwa modernisasi kelembagaan hukum harus berlandaskan legitimasi publik dan etika. Menurutnya, Polri telah berhasil menerapkan prinsip ini melalui peningkatan pelayanan publik, pemanfaatan teknologi, dan penegakan hukum yang berkeadilan.
Lebih lanjut, Akmal melihat keberhasilan Polri dalam menjaga stabilitas nasional sebagai faktor strategis dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya percepatan transformasi ekonomi berkelanjutan. “Kepastian hukum dan keamanan adalah kunci investasi, iklim usaha yang sehat, dan pembangunan berkelanjutan. Oleh karena itu, Polri berperan integral dalam pembangunan menuju Indonesia Emas 2045,” jelasnya.
AMPH mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung reformasi internal Polri yang berorientasi pada profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas, serta memperkuat pengawasan masyarakat sebagai bagian dari demokratisasi hukum. “Selamat HUT Bhayangkara ke-79. Semoga Polri semakin dipercaya, humanis, dan kokoh sebagai penjaga konstitusi dan keadilan sosial,” tutup Akmal.
Tips: Gunakan lead yang lebih kuat dan ringkas untuk menarik perhatian pembaca di awal berita. Contoh: “Apresiasi mengalir deras untuk Polri di HUT Bhayangkara ke-79 atas keberhasilannya menjaga supremasi hukum dan stabilitas nasional.”










